Pengertian Mahkamah Konstitusi – Amandemen UUD 1945 membawa revolusi penting bagi lembaga pemerintahan. Salah satunya adalah diresmikannya badan Mahkamah Konstitusi yang disingkat MK. Pertanyaannya adalah apa pengertian dari Mahkamah Konstitusi?

Mari kita bahas pengertian mahkamah konstitusi dengan seksama. Supaya pemahaman lebih lengkap dan valid. Sedangkan di akhir nanti, kami sertakan pula narasi tentang sejarahnya.

Pengertian Mahkamah Konstitusi

1. Pengertian Secara Umum

Definisi Mahkamah Konstitusi bisa ditarik dari etimologi kata yaitu mahkamah dan konstitusi. Mahkamah adalah sebuah lembaga atau tempat sedangkan konstitusi adalah hukum. Dari pengertian ini bisa dijelaskan kalau mahkamah konstitusi adalah lembaga yang memutuskan hukum sebuah perkara.

Sederhananya adalah mahkamah konstitusi merupakan lembaga yang di dalamnya mengatur hal-hal yang berhubungan dengan tata selenggara negara beserta regulasi hukumnya.

2. Pengertian Khusus

Sedangkan pengertian MK secara khusus adalah apa yang tertuang di dalam Undang-Undang No.4 Tahun 2003 pasal 1. Yang menyatakan bahwa mahkamah konstitusi merupakan lembaga kehakiman yang independen dalam menegakkan hukum sekaligus sebagai penyelenggara peradilan yang merdeka.

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi (MK)

Sejatinya, ide pendirian Mahkamah Konstitusi sudah muncul di abad 20. Bahkan di kala itu, diskursus ini mulai diperbincangkan secara masif. Namun, peresmiannya sendiri baru dilakukan pada tahun 2001 oleh badan Musyawarah Perwakilan Rakyat (MPR).

1. Sejarah MK Menurut UUD

Seperti sudah diketahui, kalau UUD sudah diamandemen beberapa kali. Tetapi pada amandemen ketiga, baru pembentukan MK dilegalkan. Pada etape ini, UUD menyatakan kalau Mahkamah Agung melaksanakan Fungsi dari Mahkamah Konstitusi.

Sedangkan pengaturan fungsi yang lebih detil tertuang dalam aturan amandemen UUD 1945 pasal 3. Tepatnya pada fase perubahan yang keempat.

2. Sejarah MK Menurut RUU

Sejak awal pendiriannya, MK masih belum memiliki pedoman regulasi yang jelas. Maka dari itu, DPR pun melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk membuat RUU terkait konstitusi. Akhirnya pada tanggal 13 Agustus 2003, dibuatlah UU no 24 tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

3. Keputusan Presiden tentang Lahirnya Hakim MK

Pada tanggal 15 Agustus 2003, terbit Keputusan Presiden atau Keppres No. 147/M Tahun 2003. Isinya menyoal tentang hakim konstitusi yang pertama. Sedangkan keesokan harinya, baru diambil sumpah jabatan yang melibatkan semua hakim MK yang terpilih.

Dengan adanya rangkaian hukum di atas, Mahkamah Konstitusi dinyatakan sah dan legal sebagai lembaga hukum di Indonesia.

Demikianlah pengertian atau definisi Mahkamah Konstitusi atau MK beserta sejarahnya. Semoga bisa meningkatkan wawasan masyarakat dalam menilai perbedaan antara MK dengan lembaga hukum lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *