Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Som Jawa

Hoi, apakabar? Selamat datang lagi di web kami yang sederhana ini. Di artikel ini, kami aka membahas tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman Som Jawa (Gingseng). Seperti apa sih sebenarnya klasifikasi dan morfologi tanaman ini? Yowis, mari kita simak…

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Som Jawa (Talinum paniculatum (jacq.) Gaertn.)

Som Jawa Atau Ginseng jawa

Deskripsi    : Herba, semak.

Batangnya jarang berkayu, bulat, halus, dan berwarna hijau cokelat. Tanaman ini pada umumnya banyak mengandung sel-sel lendir pada batang dan daun. Daunnya tunggal, lonjong, berseling, pangkal bulat, ujung meruncing. pertulangan menyirip dan berwarna hijau pucat, tepi rata, permukaan mengkilat.

Tanaman ini memiliki bunga majemuk, berbentuk malai, diujung batang, mahkota lonjong, berwarna ungu, benang sari ungu dan bercabang.

Buahnya lonjong, kuning kehijauan.

Bijinya lonjong pipih, hitam mengkilat

Akarnya seperti ginseng, berdaging tebal, tunggal, cokelat.

Tanaman ini berkhasiat karena akar dan daunnya mempunyai saponan dan flavonoid, serta tanin. Akar tanaman ini memiliki rasa manis netral untuk menguatkan paru-paru dan afrodisiak, tonikum. Sedangkan daunnya untuk meningkatkan nafsu makan atau stomakik.

Baca Juga :

Klasifikasi Dari Tanaman Som Jawa:

  • Kingdom Tanaman Som Jawa: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom Tanaman Som Jawa: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi Tanaman Som Jawa: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi Tanaman Som Jawa: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas Tanaman Som Jawa: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas Tanaman Som Jawa: Hamamelidae
  • Ordo Tanaman Som Jawa: Caryophyllales
  • Famili Tanaman Som Jawa: Portulacaceae
  • Genus Tanaman Som Jawa: Talinum
  • Spesies Tanaman Som Jawa: Talinum paniculatum Jacq Gaertn

Morfologi Tanaman Som Jawa (Gingseng)

Som jawa ini ditanam sebagai tanaman hias ataupun tanaman obat, terkadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan ini berasal dari kawasan negara Amerika tropis. Akarnya memiliki daging tebal, biasa dimanfaatkan sebagai pengganti dari kolesom.

Di daerah Jawa tanaman ini tumbuh pada ketinggian 5 – 1.250 m dpl. Terna ini tergolong terna tahunan, yang tumbuh tegak, dengan tinggi 30 – 60 cm, batangnya tumbuh bercabang di bagian bawah dan pangkalnya mempunyai tekstur kokoh yang mengeras. Daunya tunggal, letak daun pada tanaman ini berhadapan, tangkainya terbilang pendek, bundar telur cenderung sungsang, tepi daunya rata, namun ujung dan pangkal daunya runcing, panjangnya 3 – 10 cm, lebarnya 1,5 – 5 cm. Perbungaan majemuk di dalam malai pada ujung tangkai, berbentuk anak payung yang menggarpu dan mekar di sore hari, dengan warna merah keunguan. Buahnya berbentuk kotak, dengan diameter 3 mm, bijinya berukuran kecil, berwarna hitam, dan berbentuk bulat gepeng.

Nama Lokal Tanaman Som Jawa:

Nama Daerah: Gelang porslen.
Nama Asing: Turen shen (C), vergeet-mij-wel (B), tho cao ly sam, tho nhan sam (V), panicled fameflower root (I).
Nama Simplisia: Talini paniculati Radix (akar som jawa).

Itu tadi adalah artikel tentang morfologi dan klasifikasi dari tanaman som Jawa (gingseng). Bagaimana? Apakah cukup membantu? Semoga penjelasan singkat yang telah kami berikan dapat bermanfaat untuk kamu ya. Terutama untuk kamu-kamu yang sedang membutuhkan informasi tentang morfologi dan klasifikasi tanaman som jawa (ginseng) seperti di atas.

Untuk kamu-kamu yang ingin mengetahui tentang manfaat dari tanaman herbal yang satu ini, dikesempatan selanjutnya kami akan berbagi tentang manfaat dari tanaman som jawa (gingseng). Kami harap kalian dapat membaca dan memperoleh manfaat dari semua artikel yang telah kami tulis di web ini dan artikel yang akan kami postingkan di kemudian hari.

Trimakasih, see you next post!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *