Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Pala

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Pala – Yang dimaksudkan dengan tanaman pala adalah salah satu jenis tanaman di Indonesia yang banyak tumbuh subur di daerah – daerah Banda dan sekitarnya atau di daerah – daerah yang ada di Irian Jaya yang mana tidak ada data – data prasejarah yang mampu memastikan secara pasti sejak kapan adanya tanaman pala ini di daerah yang bersangkutan.

Yang jelas adalah bahwa hasil tanaman pala berbentuk biji dan fuli merupakan unsur atau rangkaian mata rantai penghubung antara wilayah timur dengan daerah barat sejak zaman ratusan tahun silam hingga sekarang Indonesia tetap menjadi pemasok utama biji – biji atau fuli sebagai rempah – rempah ke dunia barat yang sudah berjalan lancar sejak kejayaan masa kerajaan – kerajaan Nusantara di Indonesia meskipun bukanlah menjadi monopoli dari Indonesia namun secara garis besar daerah – daerah tropis di seluruh dunia pun berminat untuk mengembangkan tanaman pala dalam skala besar. Salah satu yang mengalami kemajuan cukup pesat adalah di Granada Amerika Tengah.

Baca Juga : Cara budidaya bayam untuk pemula

Klasifikasi Dari Tanaman Pala

Klasifikasi pala bisa dilihat penjelasannya di bawah ini :

  • Kingdom : Plantae / tumbuhan
  • Sub kingdom : Tracheobionta
  • Super divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Magnolidae
  • Ordo : Magmoliales
  • Famili : Myristicaceae
  • Genus : Myristica
  • Spesies : Myristica Fragrans Houtt

Mengenal Morfologi Pala

Pala / Myristica Frafrans Houtt merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa tumbuh dengan subur di daerah – daerah tropis yang mana tanaman bersangkutan termasuk ke dalam kelompok / familia myristicaceae yang memiliki sekitar 200 spesies. Tanaman ini apabila mengalami pertumbuhan yang sempurna yaitu tumbuh di lingkungan terbuka maka tajuknya akan semakin rindang dengan ketinggian bisa mencapai kisaran ukuran antara 16 s/d 18 meter yang mana tajuk pohon bersangkutan bentuknya meruncing ke bagian atas namun memiliki puncak tajuk yang tumpul.

Daun pala memiliki bentuk bulat telur, pangkal dan pucuknya meruncing. Warna pada bagian bawah adalah hijau kebiru – biruan agak muda sedangkan bagian atasnya adalah hijau tua dengan jangka waktu pertumbuhan buah dari mulai persarian hingga masa petik adalah tidak boleh lebih dari 9 bulan. Buah memiliki bentuk bulat, lebar, dengan ujung – ujungnya meruncing dan memiliki kulit buah yang agak licin berlapis lilin memiliki warna kuning dan berdaging serta cukup banyak mengandung air. Biji – bijinya tunggal, berkeping dua dan dilindungi oleh tempurung meskipun tidak tebal namun cukup keras. Bentuk daripada biji adalah bulat telur lonjong dan apabila sudah tua maka warnanya menjadi coklat tua.

Mengenal Sifat – Sifat Biji Pala

Biji – biji pala yang masih muda apabila dikeringkan maka akan menghasilkan daging biji yang agak rapuh dan mudah menjadi sasaran dimakan serangga gudang.

Biji – biji pala yang sudah cukup tua apabila dikeringkan akan menghasilkan biji yang cukup keras dan apabila diparut akan menghasilkan parutan yang berbentuk bubuk. Sedangkan tempurung biji diselubungi oleh biji – biji yang berbentuk jala, berwarna merah terang. Selebung biji ini disebut fuli atau bunga pala. Yang mana seluruh bagian pala ini mulai dari daging, fuli, dan bijinya mempunyai banyak manfaat.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman pala, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan mudah mengenal dengan baik tanaman yang satu ini.

Baca Juga : Cara Budidaya Labu Siam Untuk Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *