Fungsi dan Manfaat Penting tRNA

Fungsi dan Manfaat Penting tRNA – Selama ini kita cukup mengenal bahwa filial atau anakan dihasilkan dari 2 sifat parental yang menjadi satu.

Pembentukan individu baru ternyata tak hanya berasal dari satu sel telur dan juga satu sperma melainkan jauh lebih kompleks dari yang dibayangkan, dari 2 sel tersebut membawa beberapa kode genetik dari kedua belah parental, kode genetik tersebut tersimpan dalam sebuah template atau wadah yang dinamakan sebagai DNA atau pita biru pembawa kode-kode genetik.

Kode tersebut dalam prosesnya akan diterjemahkan dan menjadi sebagaimana filial dilahirkan.

Namun beberapa diantara Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mungkin antara 2 jenis DNA dari laki-laki dan juga perempuan terkadang menghasilkan keturunan yang jauh berbeda dari indukan mereka. Hal ini dikarenakan dalam prosesnya tak selalu berjalan lancar, ada beberapa hal yang menghambat seperti pindah silang kemudian juga hal-hal yang dikatakan sebagai mutasi. Mutasi bisa terjadi pada pengkodean saat calon anak berada di rahim ibunya. Namun tak selamnya mutasi berdampak buruk, karena beberapa diantaranya bahkan bisa membuat keturunan yang unggul.

Dalam prosesnya DNA tentu tak bekerja sendiri melainkan dibantu dengan partner setia yaitu RNA, asam ribonukleat ini berfungsi sebagai alat penterjemah, yang akan menerjemahkan semua kode geteik DNA. Pada mulanya RNA sendiri memang tak ada secara langsung di dalam salah satu sel induk, melainkan ia bisa terbentuk atas bantuan dari DNA, beberapa molekul penyusun kurang lebih sama, hanya ada sedikit saja perbedaan, salah satunya basa pembentuk RNA adalah urasil bukan timin.

RNA terbagi atas 3 jenis, salah satunya adalah transfer RNA atau yang lebih dikenal dengan tRNA, jenis yang satu ini terbentuk atas beberapa molekul salah satunya adalah asam nukleat, yang membedakan dengan jenis yang lain adalah dari cara kerja dan fungsi. Fungsi paling mendasar dari jenis RNA yang satu ini adalah digunakan untuk membawa atau membaca pesan dari asam nukleat yang nantinya akan diterjemahkan dalam protein atau asam amino. Jadi proses pembuatan yang berasal dari template mRNA dikatakan sebagai translasi. Dalam proses penterjemahan ini tersusun atas beberapa kode dalam 3 huruf yang dikenal dengan nama kodon.

Dari setiap kodon ini memiliki serangkaian kode berbeda hingga nantinya Anda akan memasuki kodon ke 64, setidaknya ada satu fungsi tRNA molekul yang ada dalam setiap kodon, cara membacanya juga tak boleh sembarangan melainkan sudah berdasarkan tabel kode yang ada. Tabel asam amino dan kodon berfungsi untuk melakukan penterjemahan. Jangan heran karena bagi yang tidak begitu mengerti pasti akan merasa bingung karena ada cara tersendiri dalam membacanya, dengan kata lain tak boleh sembarangan.

Semua mahluk hidup pasti memiliki tRNA, begitu juga dengan sel eukariotik, hanya saja dalam sel ini bagian tersebut dibuat oleh protein khusus dari kode DNA yang akan membuat salinan RNA, proses yang satu ini dinamakan sebagai transkripsi untuk pembentukan tRNA. Cukup rumit, sama seperti bermain bola pingpong karena satu bola nantinya akan dilempar bolak-balik mulai dari DNA, RNA hingga berakhir pada DNA lagi.

Satu hal yang pasti bahwa ternyata proses pembentukan mahluk hidup baru tak semudah yang dibayangkan, mulai dai satu tahap yang paling kecil dan tak terlihat menuju pada tahapan-tahapan lainnya, tak bisa dikatakan sebentar juga mengingat mereka memakan waktu cukup lama, kesalahan bisa menyebabkan individu terlahir cacat.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Cabe Merah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *